Nahini bagi saya lebih pada pukulan telak dari Kapolri untuk mengetes atau menguji harga diri dan kehormatan seorang Novel Baswedan," kata Rudi. Baca Juga: Novel Baswedan dkk Dirikan IM57 Institute, Apa Rencananya? Menurut Rudi, jika Novel Baswedan mau menerima tawaran Kapolri tersebut, Novel dianggap menjilat ludah sendiri. âDari sikap politik Presiden Jokowi ini, pertama, seperti menjilat ludah sendiri dalam hal komitmen terhadap hak asasi. Presiden Jokowi â menjualâ Hak Asasi Manusia dalam berbagai kampanye dan pidatonya sejak 2014, namun faktanya, Presiden Jokowi tidak menyelesaikan satupun dari 12 kasus pelanggaran HAM Berat,â tulis PBHI dalam keterangan Kalaudia tidak menyadari bahwa kehadirannya dalam hidupmu sudah tidak ada artinya lagi, berikan saja kata kata sindiran ini. Supaya dia tahu kalau keberadaannya dalam hidupmu sudah tidak berarti lagi. Baca juga: 25 Kata Kata Bijak Singkat tapi Penuh Makna & Inspiratif. Kata Sindiran buat Teman Egois. 1. Mengutamakan Kepentingannya Sendiri Jangansampe orang yang menyayangi pergi, karena kamu terlalu sibuk dengan dunimu sendiri. Kamu jangan cuek nanti aku diambil orang baru tau rasa. Jangan sampe hidup ini aku jadikan simple dan pergi meninggalkanmu. Relakanlah jika memang harus berakhir, karena dengan adanya kesedihan maka kebahagian akan datang. . ilustrasi teman cemburu. © - Kata-kata sindiran lucubisa disampaikan kepada orang lain yang membuat Anda jengkel. Biasanya kata-kata ini lebih sering ditulis di media sosial agar orang tersebut membacanya. Terkadang menyampaikan kalimat sindiran perlu dilakukan untuk menyentil orang. Tujuannya, agar orang tersebut sadar akan kesalahannya. Melalui kata-kata sindiran lucu, Anda bisa meluapkan amarah yang terpendam. Meski lucu, namun kata-kata ini menyayat hati. Selain itu, membaca kata-kata sindiran lucu ini akan membuat Anda tertawa. Berikut ini beberapa kata-kata sindiran lucu tapi langsung ngena di hati, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Jumat 17/9. 2 dari 4 halaman Kata-Kata Sindiran Lucu Langsung Menusuk 1. "Sampah aja dibuang sembarangan, apalagi pacar." 2. "Penyesalan itu tiba di akhir, jika di awal namanya pendaftaran kali". 3. "Kamu sama dia sebastian ya, sebatas teman tanpa kepastian". 4. "Sekuat apa pun kau perjuangkan, yang pergi akan tetap pergi, memang sudah jalannya kok". 5. "Ya Allah harta itu memang hanya titipan, tapi mbok ya saya dititipin agak banyak gitu". 6. "Cantik sih tapi rela bagi-bagi?" 7. "Kalau tidak ada chat grup WA mungkin HP ku sudah ku museumkan." 8. "Jangan lupa pakai deodoran biar setia setiap saat." 9. "Pacaran itu sama AC yang bisa bikin adem terus". 10. "Pasti kamu capek karena harus pakai makeup di dua wajah sekaligus." 11. "Omonganmu seperti parfum isi ulang, wangi tapi palsu." 12. "Perbuatan baik akan kembali pada pelakunya. Banyak-banyaklah menanam kebaikan." 13. "Bicarakan aku sepuasnya. Kelak, akan ada balasan untuk setiap kalimat yang kamu keluarkan." 14. "Aku bukan menghinamu, aku cuma mendeskripsikanmu." 15. "Ya, namanya juga teman. Ada yang baik, ada juga yang munafik." 16. "Aku bukan keset yang selalu bisa welcome kamu walaupun kamu telah melakukan banyak kesalahan." 17. "Kalau kamu mau makan teman, jangan lupa tambahkan nasi biar makin kenyang." 18. "Suaramu terdengar lebih merdu ketika mulutmu tertutup." 19. "Langit tidak pernah menunjukkan bahwa dirinya tinggi. Ia membuktikannya sendiri." 20. "Sifat sok tahu yang dimiliki seseorang hanya akan membuatnya makin tidak tahu." 21. "Perjalan hidup indah dapat terwujud apabila seseorang mampu berbagi, bukan hanya menikmatinya sendiri." 22. "Aku bersedia mencintaimu dalam diam, karena diam berarti tak ada penolakan." 23. "Dengan menjadi pribadi yang sederhana, seseorang akan menjadi dermawan." 24. "Kamu itu baik banget. Tapi sayang, cuma pas ada maunya." 25. "Ini hidup saya, kok kamuyang jadi sutradara." 26. "Karena gak semua masalah harus diceritain, karena semua teman belum tentu bisa dipercaya." 27. "Teman datang seiring banyaknya kebutuhan." 28. "Mereka berkata bahwa impian yang saya miliki terlampau besar. Dan saya bilang bahwa mereka berpikiran yang terlalu kecil." 29. "Kebohongan yang diceritakan terlalu sering lama-lama akan terasa seperti kebenaran." Vladimir Lenin 30. "Orang bijak akan merasa malu jika kata-katanya lebih baik daripada tindakannya." Confucius 3 dari 4 halaman Kata-Kata Sindiran Lucu dan Halus Tapi Ngena Banget 32. "Ya, namanya juga teman. Ada yang baik, ada juga yang munafik." 33. "Kamu kira pacarmu ahli IT yang bisa kamu kode-kode terus." 34. "Kalau kamu mau makan teman, jangan lupa tambahkan nasi biar makin kenyang." 35. "Bodoh kok dipelihara, melihara sapi tuh baru bisa gemuk." 36. "Omonganmu kayak Balon warna-warni, tapi sayang, isi-nya angin doang." 37. "Terkadang pahlawan terbesar juga bisa menjadi seorang idiot." 38. "Karena gak semua masalah harus diceritain, karena Semua teman belum tentu bisa dipercaya." 39. "Jika hidupmu habis untuk mengomentari orang lain, kapan waktumu untuk memperbaiki diri?" 40. "Tujuan dari mengirimkan pesan singkat adalah supaya segera mendapat balasan dalam hitungan menit. Kalau tidak, aku lebih baik menggunakan jasa pos." 41. "Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih." 42. "Jika berbohong adalah pekerjaan, aku kenal beberapa orang yang akan jadi jutawan." 43. "Mungkin benar apa kata orang bahwa cinta itu memang buta dan juga tuli, namun 'cinta jugalah yang mampu untuk merasakan." 44. "Jika ada orang yang bilang kamu jelek, jangan putus asa. Belum tentu orang itu berkata bohong." 45. "Kejujuran itu dimulai dari foto profil media sosial." 46. "Kamu percaya nggak sama teori evolusi darwin?. Mulanya aku nggak percaya, tapi setelah berteman sama kamu, aku mulai percaya sama darwin." 47. "Tak semua pria itu brengsek. Percayalah, ada pria yang baik di setiap sudut bumi ini. Tapi, bumi itu bulat." 48. "Beberapa teman seperti uang receh, bermuka dua dan nilainya juga tidak seberapa." 49. "Seberat apa pun pekerjaan, jika tidak dikerjakan pasti akan terasa ringan." 50. "Wajah itu dirawat, bukan diedit aplikasi." 51. "Bekerjalah seperti tuyul, tidak kelihatan, tidak butuh pujian, tidak gila jabatan, dan tidak pula cari perhatian. Tapi, hasilnya jelas." 52. "Tahu nggak kalau kamu itu sebastian, sebatas teman tanpa adanya kepastian." 53. "Orang bijak mengatakan jangan takut dengan perubahan, tapi mengapa aku takut ketika perasaanmu sudah berubah padaku." 54. "Kau tidak akan pernah memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya. Hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menajalani hidup dengan caranya." 55. "Mereka berkata bahwa impian yang saya miliki terlampau besar. Dan saya bilang bahwa mereka berpikiran yang terlalu kecil." 56. "Merendah bukan berarti rendah. Mengalah bukan berarti kalah. Memahami bukan berarti paham." 57. "Mungkin kamu perlu mulai makan make up, jadi kamu bisa membuat dirimu cantik dari dalam sekaligus." 58. "Debat sama orang yang kurang peka itu susah. Kamu salah, pasti akan kalah dan jika kamu benar pun kau akan tetap kalah." 59. "Aku suka mendengarkan gosip, aku kagum bagaimana orang-orang bisa tahu hal-hal yang tidak kuketahui tentang diriku." 60. "Banyak orang terlalu pintar menilai orang lain, tapi sayang dia terlalu bodoh menilai dirinya sendiri." 61. "Buktikan kemampuanmu dengan karya terbaikmu, Jika kau diam itu semuanya hanya semu." 62. "Hidup ini memang sandiwara, sayangnya banyak yang aktingnya buruk." 63. "Oh, salahku. Maaf sudah mengganggumu. Aku lupa aku hanya ada ketika kamu membutuhkan sesuatu dariku." 4 dari 4 halaman Kata-Kata Sindiran Lucu Bikin Ngakak 65. "Kamu tak perlu mengatakan apa yang telah kamu lakukan. Aku sudah tahu, aku tahu darinya. Sekarang tidak ada lagi kesempatan bagiku dan dirimu. Tak akan pernah ada." 66. "Kadang lebih baik meninggalkan mantanmu di masa lalu daripada membawa kesalahan yang sama untuk masa depanmu." 67. "Berteman saja masih pilih-pilih. Memangnya, ada orang yang mau berteman sama orang yang pekerjaannya hanya memanfaatkan orang saja?" 68. "Jangan iri dengan kesuksesan orang lain, bisa jadi ia bekerja keras tanpa kamu ketahui." 69. "Melihatmu pergi dari hidupku tidak akan membuatku membenci cinta. Tapi, hal itu kemudian membuatku sadar. Jika aku pernah bahagia dengan orang yang salah, bayangkan betapa bahagianya diriku bersama dengan orang yang tepat." 70. "Semoga pacarmu memiliki hati yang kuat, aku hanya ingin mengatakan padanya bahwa tidak ada salahnya untuk menyerah diawal" 71. "Aku sampai lupa kalau punya pacar karena dia tak pernah memberi kabar." 72. "Tiga hal yang bikin seseorang tidak disukai otak yang kosong, omong kosong, dan dompet yang kosong." 73. "Ya Tuhan, saya tahu kalau harta itu memang titipan, tapi tolong titipkan harta itu pada saya lebih banyak." 74. "Selalu bersyukurlah, meskipun kamu jelek." 75. "Mungkin aku harus tidur dulu karena ternyata pura-pura bahagia itu melelahkan." 76. "Indonesia itu gak ada musim dingin, tapi kenapa kamu bisa sedingin ini ya. Jangan-jangan kamu bule?" 77. "Rindu itu berat. Aku tak akan kuat. Biar kamu saja." 78. "Nggak usah menghina para jomblo, pacarmu saja kalau ketemu yang lebih keren dikit langsung ngaku jomblo." 79. "Katanya pencinta kopi, tapi mintanya dimanisin mulu." 80. "Katanya janji dibawa mati, berarti nanti matimu gak bakal tenang ya karena udah terlalu banyak janji yang kamu ucapkan buat aku." 81. "Ternyata tikungan teman lebih tajam daripada tikungan jalan arena balap ya." 82. "Boro-boro mau punya pacar, punya pulpen satu aja gak pernah awet, hilang mulu 83. "Eh, itu yang dulu pernah bilang katanya gak akan pergi, tolong kunci aja mulutnya." 84. "Kamu tidak akan menemukan pendamping hidup yang tepat jika kamu tinggal di Mars." 85. "Kita hidup pada zaman di mana saat bertanya malah dikatain kepo dan berbuat baik dianggap modus." 86. "Lebih baik ditertawakan karena belum menikah daripada tak bisa tertawa setelah menikah." 87. "Pepatah bijak berkata tidak akan pernah ada kata terlambat untuk belajar. Berarti belajar mencintai pacar orang juga masih bisa." 88. "Tidak apa-apa jika kamu tidak menyukaiku. Tidak semua orang memiliki selera yang baik." 89. "Wanita sangat rentan mengidap diabetes, sebab dia sering kali menelan janji manis." 90. "Ya Tuhan jika dia bukan jodohku, tolong hapuskan kata bukan dari hidup ini." 91. "Jangan jadi orang lucu karena ujung-ujungnya cuma enak dijadiin temen." 92. "Jika kamu mencoba untuk gagal, dan berhasil, apa yang sudah kamu lakukan?" - George Carlin 93. "Jika kau berpikir tak ada seorang pun yang peduli padamu, cobalah menunggak utang." 94. "Jika seseorang melemparmu dengan batu, balaslah dengan bunga…sekalian dengan potnya." 95. "Saat hidup menutup pintu untukmu, buka lagi saja. Itu hanya pintu, itulah cara kerjanya." 96. "Tuhan, tolong beri aku kesabaran. Kalau Engkau beri kekuatan, mungkin aku akan memukul orang itu tepat di wajahnya." 97. "Jika ada seseorang yang meledekmu jelek, santai saja. Bilang padanya kalau kamu bukan cermin." 98. "Aku penasaran bagaimana caramu bersisir hingga tandukmu bisa tak nampak." 99. "Menghitung dosa orang lain tidak langsung membuatmu menjadi orang yang suci." 100. "Gimana bisa move-on jika dikit-dikit malah stalking sosmed milik mantan." 101. "Terima kasih karena telah diam-diam kepo, stalking Instagramku." [kur] Kata-kata Sindiran Bijak. Foto Dok. iStock Jakarta - Suka gemas mendengar perkataan tak menyenangkan dari orang lain? Coba saja berikan mereka kata-kata sindiran harus kamu buat sendiri, lemparkan saja kata-kata dari kutipan film, literatur, atau quotes orang lain untuk menyindir mereka. Terkadang kata-kata sindiran bijak lebih terdengar lembut tapi sindiran yang bijak juga tak akan menimbulkan pertengkaran karena tidak terdengar kasar. Yuk coba lebih bijak menghadapi perkataan teman atau lawan bicaramu. Berikut kalimat sindiran yang lebih bijaksana, singkat, halus, tapi "Ketika orang bertanya kepadaku pertanyaan bodoh, kewajibanku untuk memberikan komentar sarkastik."2. "Aku tidak mengatakan bahwa aku membencimu, yang aku katakan adalah bahwa kamu benar-benar adalah hari Senin dalam hidupku."3. "Diam adalah emas. Lakban itu berwarna perak."4. "Aku sedang sibuk sekarang, bisakah aku mengabaikanmu lain kali?5. "Temukan kesabaranmu sebelum aku kehilangan kesabaranku."6. "Tidak apa-apa jika kamu tak menyukaiku. Tidak semua orang memiliki selera yang baik."7. "Kamu akan berada dalam kondisi yang baik ... jika kamu berlari sebanyak mulutmu."8. "Cahaya bergerak lebih cepat daripada suara. Inilah sebabnya mengapa beberapa orang tampak cerah sampai mereka berbicara." - Steven Wright9. "Jika kamu menganggap aku menyinggungmu. Maka aku sarankan kamu berhenti mencariku. "10. "Sarkasme adalah pertahanan alami tubuh melawan kebodohan."11. "Aku suka sarkasme. Ini seperti meninju orang di wajah tapi dengan kata-kata."12. "Kadang-kadang aku berharap aku adalah seekor gurita sehingga aku bisa menampar delapan orang sekaligus."13. "Batalkan langgananku karena aku tidak membutuhkan masalahmu."14. "Aku bertepuk tangan karena sudah selesai, bukan karena aku menyukainya."15. "Jika memiliki satu dolar untuk setiap hal cerdas yang kamu katakan. Aku akan miskin."16. "Maaf saat kamu berbicara, aku mencoba mencari tahu dari mana kamu mendapatkan ide bahwa aku peduli."17. "Tidak, kamu tak perlu mengulanginya sendiri. Aku mengabaikanmu untuk pertama kalinya."18. "Sarkasme adalah bahasa rahasia yang digunakan setiap orang ketika mereka ingin mengatakan sesuatu yang jahat di depanmu."19. "Kecuali nama kamu Google, berhentilah bertingkah seolah kamu tahu segalanya."20. "Keburukan bisa diperbaiki, kebodohan itu selamanya."Kata-kata Sindiran Bijak Foto Dok. iStockKata-kata Sindiran Bijak Buat Teman, Saudara atau Pacar21. "Aku tidak punya energi untuk berpura-pura menyukaimu hari ini."22. "Maaf aku menyakiti perasaanmu saat aku menyebutmu bodoh. Aku benar-benar berpikir kamu sudah tahu."23. "Jangan khawatir tentang apa yang orang pikirkan. Mereka tidak sering melakukannya."24. "Zombie itu memakan otak. Kamu aman dari mereka."25. "Orang bilang tertawa adalah obat terbaik... wajahmu pasti menyembuhkan dunia."26. "Aku tidak pernah melupakan wajah, tapi dalam kasusmu, aku akan dengan senang hati membuat pengecualian."27. "Sarkasme-kemampuan untuk menghina orang idiot tanpa mereka sadari."28. "Jika kamu pikir tidak ada yang peduli kalau kamu masih hidup, cobalah melewatkan beberapa tagihan bayar cicilan mobil."29. "Teman imajinerku mengatakan bahwa kamu membutuhkan terapis."30. "Setidaknya ibumu menganggapmu cantik."31. "Terkadang aku membutuhkan apa yang hanya bisa kamu berikan ketidakhadiranmu." - Ashleigh Brilian32. "Hanya karena aku tidak peduli bukan berarti aku tidak mengerti."33. "Diamnya aku tidak berarti aku setuju denganmu. Hanya saja tingkat ketidaktahuanmu telah membuat aku tidak bisa berkata-kata."34. "Buku harian tetanggaku mengatakan bahwa aku memiliki masalah batasan."35. "Aku ingin minta maaf kepada siapa pun yang belum aku sakiti. Harap bersabar, aku akan segera menghubungimu."36. "Aku akan mencoba menjadi lebih baik, jika kamu mencoba menjadi lebih pintar."37. "Jika karma tidak memukulmu, aku dengan senang hati akan melakukannya."38. "Terus putar matamu. Mungkin kamu akan menemukan otak di sana."39. "Aku berpura-pura mendengarkan sudah cukup untukmu."40. "Kamu pikir aku sarkastik? Lihat aku hanya berpura-pura peduli!."Pernah kata-kata sindiran bijak kepada orang lain? Simak Video "Im Siwan Dikabarkan Bakal Bintangi 'Squid Game Season 2'" [GambasVideo 20detik] eny/eny Jakarta - Kita semua tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan komunikasi. Itulah sebabnya sepanjang hidup, kita mencoba untuk menemukan orang yang dekat dengan kita dalam semangat dan bangga menyebut mereka sebagai "teman". Jurnalis Dapat Beasiswa dari Pemerintah Taiwan 2 Asteroid Dekati Bumi 15 April, Salah Satunya Sebesar Patung Liberty Kasus Pertama Virus Corona di Indonesia Jadi Sorotan Dunia Namun terkadang, teman kita sebenarnya tidak persis seperti yang kita bayangkan dan di lain waktu, kita sendiri mengerti bahwa kita salah tentang persepsi tentang apa yang disebut sebagai persahabatan. Ada sejumlah sifat dari teman di sekitar kita yang ternyata merugikan atau bukanlah sosok yang dianggap sebagai sistem support. Seperti dikutip dari laman Brightside, Selasa 10/11/2020 berikut 5 tipe teman yang sebaiknya kita jauhi 1. Tak Memahami Waktu dan SituasiIlustrasi tertawa bersama teman. PixabayTerkadang, ada teman yang seenaknya saja menelpon dan menceritakan hal tak penting. Padahal, kondisi Anda saat itu sedang tidak memungkinkan untuk bicara. Saat Anda sedang sibuk kerja dan meeting misalnya, mereka menelepon dan mengatakan bahwa ia tak akan menyita banyak waktu dan tetap ingin berbicara. 2. Tidak Suka Saat Mendengar Kabar Baik Darimuilustrasi pasangan bahagia/Image by N-Y-C from PixabayKatanya sahabat itu bisa menjadi tempat berbagi kebahagiaan. Namun, ada saja sejumlah orang yang terlihat cemburu jika ada kebahagiaan yang menghampirimu. Misalnya, saat Anda menemui mereka dan mengatakan bahwa Anda dilamar oleh kekasih. Semestinya ia turut bahagia, namun responnya malah tidak baik. 3. MenyusahkanIlustrasi Pergaulan Remaja Credit itu memang menyusahkan. Namun itu hanya terkadang. Jika ia menyusahkan setiap saat dan tak tahu situasi itu yang terlihat berat. Misalnya, Anda sudah berkeluarga. Tinggal satu rumah bersama istri, dua anak dan mertua. Kondisi rumah Anda begitu sempit. Lalu datang teman dengan koper besar dan seekor anjing dan meminta tumpangan tempat tinggal. Anda sudah menjelaskan kondisi itu, namun tetap saja ia santai bahwa ia tak akan merepotkan. Orang seperti itu sepertinya harus segera dijauhi. 4. Menghina PenampilanIlustrasi teman dok. ElmiraMengkritik boleh, tapi yang membangun. Jangan sampai Anda tinggal bersama temen yang sukanya mengkritik penampilan Anda. Kritik yang menjatuhkan bukan membangun. Jika hal ini terjadi, Anda diminta ambil tindakan dan tak boleh diam saja. 5. Menjilat Air Ludah SendiriIlustrasi Berbincang dengan Teman Credit sebagai teman Anda memberi masukan. Dan meminta teman Anda mengambil keputusan yang Anda nilai baik. Namun, mereka menolaknya dan menilai pandangan Anda buruk, tak berdampak dan sia-sia. Jika itu disampaikan dengan baik, mungkin ceritanya sedikit beda, lalu bagaimana jika disampaikan dalam sikap arogan? Yang parahnya lagi mereka menjilat air ludah sendiri. Saat awal-awal mereka menolak pandangan Anda ujung-ujungnya malah melakukan itu.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kadang saya selalu ingin menjilat kembali ludah saya yang sudah saya lontarkan di permukaan bumi ini. Karena saya yakin ludah itu bukan ludah yang sama dengan ludah yang ada di mulut. Ludah yang jatuh ke bumi adalah ludah yang telah terpisah dari sumbernya, dan mengalami kerasnya lingkungan. Makanya, saya ingin mengambil kembali ludah itu kembali ke asalnya dengan menjilatnya. Di manapun ludah itu jatuh. Baik di aspal, di lantai, di batu, dsb. Mungkin banyak orang menilai itu jorok. Memang. Mereka juga menganggap saya gila karena menjilat-jilati aspal, batu, dsb. Walaupun saya tahu. Ludah yang sudah jatuh ke bumi juga akan berasimilasi dengan udara, air, dsbnya. Dan kembali kepada manusia melalui udara atau air yang menjadi sumber kehidupan. Artinya, ludah yang sudah kita buang memang kembali lagi masuk ke diri Anda tanyakan siklus itu kepada ahlinya. Kalaupun saya keliru tidak ada salahnya jika saya sendiri menganggap teori saya tadi benar. Anda tahu sendiri kan bagaimana nasib teori Charles Darwin yang kontroversi itu. Oke, silahkan kalau memang dalam hal ini lepas dari konteks benar atau salah. Ya memang begitulah argumen saya. Kalau dianalogikan, kira-kira ludah itu seperti manusia yang hidup di bumi. Ruh manusia tadi yang berasal dari Tuhan dan diturunkan ke bumi akan mengalami berbagai kejadian yang mengubah bentuknya karena pengaruh lingkungan. Dan pada akhirnya esensi dari manusia itu akan kembali lagi kepada sumbernya yang hakiki. Itu makanya saya ingin menjilat ludah saya sendiri. Juga untuk memaknai peribahasa yang berbunyi "ibarat menjilat ludah sendiri". Ya, mungkin asumsi Anda benar, bahwa saya sama sekali tidak paham dengan peribahasa seperti itu. Satu prinsip saya saya tidak bisa menerima pernyataan begitu saja tanpa mengalami pengalaman empiris. Tidak bisa saya percaya hal semacam itu. Ya, sekali lagi Anda benar, bahwa saya cenderung konklusi atau pengetahuan bagi saya belumlah benar jika tidak dibuktikan sendiri. Makanya pengetahuan saya saat ini belum banyak. Anda bisa bayangkan sendiri bagaimana saya harus merepotkan diri untuk mengalami, mengobservasi, meneliti dsb suatu konklusi saya memang lebih puas dengan apa yang saya alami sendiri daripada dengan omongan orang. Kenapa Anda seolah-olah membenarkan konklusi orang? Padahal menurut saya tidak banyak kebenaran yang bisa dipercaya. Anda harus buktikan sendiri. Rasakan sendiri, dan di saat-saat sekarang. Ya Anda bisa lihat sendiri kan bagaimana orang-orang seperti tergila-gila pada quote seseorang. Kok jadi semacam kata-kata mutiara yang patut dibenarkan? Padahal Anda juga tahu begitu banyak ucapan nabi yang Anda percayai berserakan dan harus kita pahami lebih dalam. Maka saya sekali lagi harus menelan ludah saya menyaksikan pemandangan semacam itu. Setiap orang bisa buat kata-katanya sendiri. Anda tidak mampu? Ya salah sendiri. Makanya Anda mudah diindoktrinasi oleh kata-kata semacam itu. Mungkin Anda harus berani meludah dan menjilati ludah Anda seperti yang saya lakukan. Sekedar menguji kebenaran Anda. Anda punya prinsip sendiri atau tidak? Anda berani meludah tidak? Nah kalau Anda sudah bisa meludah, itu berarti Anda sudah mampu meludahi orang lain. Tapi jangan di wajahnya. Dan Anda harus mampu menjilat kembali ludah Anda. Karena memang tidak semua orang bisa menerima muncratan ludah Anda. Itulah sedikit pemaknaan "menjilat ludah sendiri". Apakah itu sesuai dengan interpretasi kebanyakan orang saat ini atau tidak ya itu terserah kepada Anda. Yang jelas saya masih intens menjilat-jilat ludah saya. Karena bagaimanapun ludah saya berasal dari mulut saya. Itulah sumbernya. Dari sumber kembali ke sumber. Hanya saja kondisi pengembalian itu tidak sama dengan asal mulanya. Telah banyak yang dialami. Ludah tadi telah bercampur debu, ludah tadi telah menjadi sarang kuman, penyakit, virus, dan kotoran-kotoran lain. Tidak ada lagi kondisi seperti semula. Tapi bagaimanapun ludah itu hanyalah ludah dengan segala kekotorannya. 1 2 Lihat Cerpen Selengkapnya

kata kata sindiran menjilat ludah sendiri